Cerita Chatting

Hari sudah semakin larut, dan tanganku masih menggenggam Handphone kesayanganku. Akhir-akhir ini Handphone merupakan teman setia yang selalu menemeniku. Aku te biasa Chatting pakai Handphone

Chatting……….
Fasilitas internet di tempat kerjaku tidak aku sia-siakan. Hingga akhirnya aku mulai masuk dalam dunia dimana aku merasa tidak sendiri. Setiap pagi aku mengawali hariku dengan menghidupkan komputer, dan Yahoo Messenger! selalu yang pertama kali aku buka……………. Bagaimana dengan anda???????????
Ada beberapa orang di luar sana dan aku rasa selalu berada didekatku, meluangkan waktu menjawab sapaanku, walau terkesan basa-basi. Dan begitupun sebaliknya. Ditengah kesibukan kami bekerja, sesekali kami mengobrol, atau hanya sekedar menyapa.

Kami biasa ngobrol ngarol-ngidul berbagai hal seputar kehidupan kami dari urusan pekerjaan hingga urusan hati.

Ups…..Untuk urusan yang satu ini (hati), kami bisa ngobrol berjam-jam. Suka, cita, tawa, sedih, dan segala ekspresi hati tercurahkan disini. Atau mungkin hanya aku saja diantara teman chat-ku yang selalu mengungkapkan isi hati………?
Maklum, belum lama ini aku patah hati………hiks kiks hiks…..
Sementara, ini jalan terbaik untuk memecahkan masalahku walau tanpa solusi.

Waktu menunjukkan pukul 00.00, sesekali aku melihat Hp-ku, ternyata masih dua orang yang onlen (begitu aku menyebutnya).

Bahkan salah satu teman chat-ku tidak pernah off.
hehehe…………………Yang ngerasa onlen terus, Hary mau tanya…

  1. Kenapa kamu tidak pernah mematikan YM-mu?
  2. Tidak sayangkah pulsamu terbuang sia-sia?
  3. Ada berapa orangkah teman chatmu?
  4. Ada berapa teman chat-mu yang sama dengan dirimu?
  5. Apakah pasanganmu tidak pernah menegurmu?
  6. Kira-kira berapa persenkah kamu chatting dengan teman sejenis?
  7. Apakah kamu punya teman chat yang kamu rasa intim?
  8. Apakah kamu punya teman chat, tapi sebanarnya kamu tidak mengenalnya?
  9. Pernahkah kamu jatuh cinta dengan teman chat-mu?
  10. Apakah kamu berfikir akan mengakhiri dunia chatting-mu?

Hmmmmmm…………….
Kayaknya pertanyaan di atas cocok juga kalo aku jawab sendiri…………. lho………
Yo wis aku jawab sendiri dech……

  1. Aku merasa selalu ada orang di sampingku. Jadi gak pernah ngerasa kesepian. Terus kalo lagi tidur, aku ngerasa tidak tidur sendiri, aku merasa teman chat-ku selalu menemani tidur di sampingku……… (……Apa gak terlalu berlebihan tuch jawabanya Har……..???)
  2. Kalo hanya buat beli pulsa, duitku gak pernah kurang
  3. Temen chatku sedikit. Sebenarnya dulu banyak, tapi beberapa aku hapus. Habis kadang mereka nyebelin.
  4. Temen chat yang onlen terus satu orang. Di Jogja………… bisa dikatakan dia gak pernah Off
  5. Pasangan????? Khan dah aku bilang kalo aku baru patah hati. Jadi gak punya pasangan.
  6. Temen Chatting sejenis ? Hehehe…………..0,00000001 Persen (Temen chat sejenis jarng ngobrol tuch)
  7. Chat Intim ya? Ada dech, mau tau aja……
  8. Ada teman chat yang ngerasa sok kenal, sok intim. Ngakunya sich temen SMA. Maklum, waktu SMA aku cukup terkenal dengan predikat siswa teladan. Nah temen yang satu ini kadang memang nyebelin.
  9. Jatuh cinta dengan teman chat??? Sering. Tapi ya gitu dech, lagi-lagi aku patah hati karena cinta tak terbalas las las las…… (kacian bener nasib lu Har).
  10. Gak tau

Kadang kami tidak mengenal lawan bicara kita, hingga akhirnya memutuskan untuk bertemu. Sekedar memperkenalkan diri secara langsung setelah sekian lama kita menjadi misteri di dunia maya.
Beberapa kali aku merasa cocok dengan teman chat-ku dan akhirnya aku merasa jatuh cinta……..(tapi ya itu tadi, lagi-lagi aku patah hati). Obrolan lewat chatting terasa lebih indah layaknya sebuah Puisi Instan dan cukup membuat hati ser-seran…(hati lu kali). Kita lebih percaya diri karena tidak kontak langsung dengan lawan bicara kita. Tawaran jalan bareng pun sering dilakukan.
Ada satu teman chat-ku yang selalu setia. Aku merasa cocok dengan dia. Dulu kami teman satu kampus. Setelah 4 tahun tidak bertemu, akhirnya kami kontak kembali lewat chatting…. Dulu dia temen curhatku, dan kembali kedekatanku diawali dengan mengungkapkan segala keluh kesahku. Lagi-lagi urusan patah hati. Hmmmmmm………Hingga aku merasa benar-benar “klop”. Tapi sayang, kedekatan kami hanya sekedar teman, tidak lebih, walau kadang aku merasa ingin lebih. Banyak hal yang tidak memungkinkan kita untuk bersatu (…..yang jelas mah, dia pasti gak mau ama elu Har…..). Persahabatan kami terasa lebih istimewa. Mungkin karena kita sama-sama lajang, jadi masih bebas menjalani pertemanan.

Chatting sudah menjadi bagian dalam hidupku. Dari mulai bangun tidur, bekerja, sampai tidur lagi. Bagiku, Chatting sudah menjadi candu…..

Kadang aku berfikir, “sampai kapan aku akan menjalani dunia-ku yang seperti ini”. Kesendirianku telah menjebak-ku dalam dunia Chatting……….
Yang jelas, suatu hari aku pasti akan mengakhirinya………..
Tapi entahlah….

~ oleh harysusanto pada Februari 25, 2009.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.